6 Prinsip Membuat Video Berkualitas Dengan Ponsel

Ponsel pintar kini dilengkapi dengan kamera yang keren sehingga tren mengambil video dan memasangnya di media sosial pun semakin marak. Buat teachers yang sering diminta mengabadikan aktivitas kelas dengan video atau moms yang senang merekam video tingkah laku sang buah hati yang menggemaskan, ada lho hal-hal yang harus diperhatikan supaya videonya nggak terlihat berantakan dan amatir.

1. Lakukan persiapan dengan matang

charging-2-1500x1000Inilah hal yang pertama kali harus dilakukan ketika Anda berencana melakukan syuting video dengan ponsel Anda: silakan charge dulu baterai ponsel Anda supaya ponsel Anda tidak mati di tengah-tengah kesibukan syuting video. Bawa juga power bank untuk berjaga-jaga. Cek apakah memori HP cukup dan apakah ada foto-foto yang perlu dipindahkan ke tempat lain terlebih dahulu.

Kemudian, perhatikan tempat yang akan di shoot. Apakah sudah siap? Singkirkan sampah dan hal-hal yang mengganggu fokus video Anda. Buat teachers, jika Anda merekam suasana kelas, pastikan anak-anak mengenakan seragam dengan rapi – tidak berlapis sweater atau jaket. Meja dan kursi juga diatur hingga sesuai dan enak dilihat. Jangan sampai orang tua mendapatkan kesan kelas yang berantakan. Nah, buat moms yang hobi merekam video dengan anak di restoran atau mall, perhatikan juga hal-hal ini: apakah pakaian anak sudah rapi? adakah rok yang terlipat atau rambut yang berantakan? Bagaimana dengan latar belakang suaranya? Cukup tenang atau berisik?

2. Pencahayaan itu penting

natural lightSatu hal terpenting untuk menghasilkan foto ataupun video yang bagus adalah cahaya. Cahaya memainkan peranan yang krusial untuk menampilkan objek yang ada di dalam video. Karena itu, rekamlah video Anda di tempat yang cukup terang. Kalau Anda berada di dalam ruangan, bukalah jendela lebar-lebar supaya ada cahaya matahari yang masuk. Atau Anda juga bisa menyalakan semua lampu. Berhati-hatilah jangan sampai video diarahkan langsung pada sumber cahaya seperti lampu atau matahari karena video kita akan terlihat silau atau bahkan rusak (lens flaring)

3. Menjaga kestabilan kamera

smartphone tripod2Kalau Anda tidak ingin video yang Anda dapatkan terlihat buram atau bergetar, maka Anda harus bisa memegangnya dengan stabil. Gunakan dua tangan supaya mengurangi rasa pegal. Anda juga bisa menggunakan tripod untuk mendapatkan hasil yang lebih stabil.

Jika Anda melakukan shoot sambil berjalan mengelilingi ruangan, lakukan dengan lebih pelan supaya hasilnya terlihat lebih stabil.

 

4. Perhatikan faktor audio

clip onFaktor audio juga tak kalah penting. Ketika kita melakukan syuting video tentang kegiatan pembelajaran di kelas, pastikan kita mendengarkan baik-baik suara-suara percakapan yang ada di sekeliling. Jangan sampai kata-kata anak-anak yang saling mencela terekam di video. Ada baiknya Anda melakukan tes terlebih dahulu untuk mengetahui apakah suaranya terekam atau apakah volume suaranya cukup. Nah, bagaimana kalau Anda punya banyak video keren tentang kegiatan di kelas, tapi latar suaranya cukup bising sehingga mengganggu pendengaran, hilangkan saja suaranya. Anda bisa menggantinya dengan latar musik atau efek suara saat menyunting video nanti.

5. Posisikan kamera ponsel dekat dengan objek yang akan direkam.

smartphoneOke moms, jika Anda ingin mendapatkan video dengan fokus yang jelas, posisikan kamera Anda dengan objek yang akan direkam. Sebaiknya jangan mengandalkan fungsi zoom karena fungsi zoom dapat mengurangi kualitas gambar yang direkam. Lebih baik Anda yang mendekat dengan kamera Anda, dari pada menggunakan zoom. Jika anak sedang sibuk mewarnai sehingga kepalanya menunduk, membungkuklah supaya kamera ponsel Anda dapat menangkap ekspresi serius mereka. Kalau ingin mendapatkan shoot yang bagus, posisikan diri Anda hingga dapat menangkap momen itu dengan baik. 

6. Problema horizontal dan vertikal

vertikalVideo vertikal hanya cocok digunakan untuk membuat story di Instagram atau membuat tayangan IGTV. Jika Anda tidak bermaksud posting di kedua platform tersebut, lebih baik tidak usah menggunakan video vertikal. Posisikan ponsel Anda selalu dalam posisi horizontal sehingga video tersebut terlihat lebih lebar dan lebih banyak space seperti format tayangan di televisi atau youtube. Karena itu, sebelum melakukan syuting, tetapkan dahulu tujuan Anda. Apakah Anda bermaksud mengabadikannya sebagai story di Instagram? Atau di youtube? Atau untuk dokumentasi pribadi saja? Dengan demikian, Anda bisa memutuskan apakah akan membuat video vertikal atau horizontal saja. Jangan digabung ya!

Oke, sekian dulu tipsnya yah. Buat yang pernah mengalami masalah ketika syuting video, silakan komen di sini. Selamat mencoba 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s