6 Alasan Mengapa Balita Wajib Belajar Mewarnai

Moms, pernah terpikir nggak mengapa TK selalu identik dengan kegiatan mewarnai? Anak-anak mulai menggunakan krayon, pensil warna, dan setelah itu menempelkan hasil karyanya di kelas? Kegiatan mewarnai bukan hanya sekedar pelengkap saja supaya anak-anak rileks dan senang. Malahan kegiatan ini wajib dilakukan untuk menumbuhkembangkan kecerdasan dan kreativitas anak. Nah, berikut alasan mengapa anak-anak balita wajib belajar mewarnai:

1. Mempersiapkan balita untuk menghadapi suasana belajar di sekolah

Kegiatan belajar di dalam ruang kelas biasanya terstruktur, terdiri dari tahapan pembelajaran yang meliputi, persiapan, diskusi, pemberian tugas, tes, mencatat dan sebagainya. Kalau Anda pernah mengajar kelas 1 SD, Anda akan tahu pada semester pertama bukan hal yang mudah untuk mau duduk di bangkunya dan mengerjakan tugas. Anak-anak masih senang bermain, berlari-larian, mengobrol, diam atau bahkan menangis karena belum terbiasa dengan struktur pembelajaran di kelas. Nah, kegiatan mewarnai di TK dengan menggunakan lembar kerja, buku mewarnai dan sebagainya akan menolong anak-anak balita untuk memahami cara belajar di kelas. Mereka akan tahu, bila diberi kertas lembar kerja, artinya mereka diminta untuk melakukan tugasnya, entah menulis, mewarnai, berhitung atau menjawab soal. Tentu saja mereka tahu mereka tidak boleh merobek kertasnya atau membuatnya menjadi pesawat terbang.

2. Membantu anak untuk menulis lebih baik

Kebiasaan mewarnai akan meningkatkan keterampilan motorik halus pada jari-jari anak-anak sehingga mereka terbiasa memegang pensil dan mengendalikannya. Diperlukan konsentrasi, ketekunan, perhatian pada hal-hal detail hingga kekuatan jari-jari untuk menuliskan huruf-huruf. Karena itu, anak-anak yang pandai mewarnai dengan rapi akan lebih mudah untuk belajar menulis. Jadi jika Anda ingin sang buah hati bisa belajar lebih cepat untuk menulis dengan baik, latihlah mereka mewarnai sejak usia dini.

3. Meningkatkan keahlian observasi

Ketika menggunakan pensil warna atau krayon, anak-anak belajar untuk mengenal macam-macam spektrum warna. Mereka belajar untuk membandingkan warna yang lebih cerah atau lebih gelap. Mereka belajar memadukan beragam warna untuk menghasilkan gambar yang indah. Dengan demikian, mereka akan belajar mengamati dan menganalisis. Keahlian observasi mereka pun meningkat.

4. Meningkatkan Fokus dan Koordinasi Antara Mata dan Tangan

Kemampuan untuk melakukan koordinasi antar anggota tubuh dan kemampuan untuk fokus dalam melakukan sesuatu merupakan syarat terpenting untuk mengembangkan keterampilan balita. Hal-hal yang dilakukan balita dalam kegiatan mewarnai seperti memegang krayon atau pensil warna atau bahkan menyerut pensil warna dapat meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan. Koordinasi ini penting untuk meningkatkan kemampuan-kemampuan lainnya yang kelak dapat menunjang proses belajar anak.

5. Meningkatkan kesadaran tentang bentuk dan ruang

Memahami batas-batas ruang merupakan hal penting dalam proses belajar akademik. Batas-batas ini menolong anak untuk membedakan berbagai bentuk, misalnya segitiga, lingkaran, segiempat dan sebagainya. Dengan mewarnai, anak-anak belajar mengendalikan pensil warnanya agar tidak keluar garis. Sebelum mereka menjadi seniman yang dapat memanipulasi aturan batas-batas ruang dengan kreatif, mereka perlu belajar untuk memahami bentuk dan ruang terlebih dahulu sejak kecil. Setelah memahami bentuk, anak-anak dapat belajar untuk mengenali pola dan mengelompokkannya. Keterampilan mengenal pola merupakan hal yang sangat penting ssat belajar sains kelak.

6. Meningkatkan komitmen menyelesaikan tugas

Terakhir, kegiatan mewarnai mengajarkan pada anak-anak balita untuk berkomitmen menyelesaikan tugas dengan akhir. Mereka akan terdorong untuk tidak berhenti hingga lembar kerja mereka sudah tertutupi warna semuanya. Setelah menyelesaikan tugasnya, karya itu dapat dipajang dan dibanggakan sehingga rasa percaya diri pun meningkat.

Jadi mewarnai itu lebih dari sekedar kegiatan rekreasional, Moms. Mewarnai dapat meningkatkan kemampuan kognitif, psikomotorik maupun afektif pada anak-anak. Ajarkanlah anak-anak untuk mewarnai sedini mungkin, maka Anda akan melihat manfaat yang positifnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s