Seberapa Sering sih Anak-anak Harus Makan Ikan?

Kita semua tahu ikan memiliki manfaat kesehatan yang tinggi. Omega 3 yang dihasilkannya akan mendukung pertumbuhan otak dan vitamin D yang dimilikinya bagus untuk pertumbuhan tulang. Belum lagi sederet manfaat lainnya seperti mencegah penyakit jantung, mencegah diabetes dan kanker dan sebagainya. Anak-anak memerlukan porsi ikan yang cukup dalam menu makannya. Namun banyak anak yang tidak doyan makan ikan dengan berbagai alasan. Sebenarnya berapa banyakkah ikan yang harus dikonsumsi anak dalam sehari? Dan bagaimanakah cara membujuk anak-anak untuk makan ikan?

1. Memperkenalkan jenis-jenis ikan yang dapat dimakan

Ketika saya masih kecil, saya terbiasa memperhatikan ibu saya memasak. Sambil memilih dan memotong sayuran, ibu saya akan menjelaskan ciri-ciri setiap sayuran, mulai dari bentuk daun, habitat hingga tips memilih sayuran yang segar. Hal yang sama juga berlaku pada daging. Sejak usia 5 tahun saya sudah tahu kalau ikan memiliki sisik, berenang dengan siripnya dan bernapas dengan insang. Tetapi banyak murid-murid saya sekarang yang hampir tidak pernah menginjakkan kakinya di dapur. Saya ingat ketika saya mengajar kelas kecil, bagaimana saya harus menjelaskan perbedaan kangkung dan bayam puluhan kali – dengan membawa contohnya lho – dan beberapa anak masih tidak bisa membedakannya. Moms, penting sekali kita memperkenalkan pada anak-anak apa yang mereka makan. Jangan hanya sekedar bilang “harus makan sayur” atau “harus makan ikan” tanpa menjelaskan apapun.

2. Perkenalkan sejak usia dini.

Lembaga pangan dunia FDA menyatakan bahwa anak-anak sudah dapat mengonsumsi ikan sejak usia dua tahun. Buatlah bubur ikan atau sup ikan ketika anak sudah mulai disapih sehingga mereka terbiasa dengan rasanya. Hidangkan ikan dalam berbagai cara dan rasa. Semakin kecil usia mereka, semakin kecil kemungkinan mereka untuk rewel. Jadi, perkenalkanlah makanan sehat sedini mungkin.

3. Hidangkan dengan menarik.

Anak-anak kecil sangatlah visual. Mereka senang memakan sesuatu yang bentuknya menarik. Coba pikir mengapa perusahaan permen membuat membuat manisan-manisan berwarna-warni dengan bentuk yang lucu-lucu? Hidangkan ikan dengan sajian yang menarik dan wangi yang menggugah selera, maka dengan cepat, ikan akan menjadi menu favorit anak-anak.

4. Manipulasi rasanya.

Bila tidak diolah dengan baik, ikan cenderung berbau amis. Penting sekali untuk menenggelamkan bau amis ikan dengan bumbu-bumbu yang wangi. Moms bisa mengecek buku-buku resep atau vlog untuk mendapatkan berbagai resep yang akan disukai anak-anak. Jika Anda membawa anak-anak untuk makan di restoran, pastikan ikan dihidangkan dengan penyajian yang akan disukai anak. Sering saya melihat acara makan malam keluarga dimana orang tuanya menikmati hidangan utama, tapi anak-anak diberikan makanan seperti mie goreng, sosis atau French fries dengan alasan kalau mereka tidak doyan “makanan orang dewasa.” Makanan sehat bukanlah “makanan orang dewasa” Moms, apabila Anda membiasakan mereka menikmatinya sejak kecil.

5. Hati-hati dengan duri.

Duri adalah alasan utama yang dapat membuat anak-anak trauma makan ikan. Pada anak-anak kecil, pastikan ikan yang terhidang di piring mereka bebas duri. Pada anak-anak yang lebih besar, ajarilah mereka memilah dan menyingkirkan tulang dan duri dari hidangan ikan yang mereka nikmati. Kelak mereka akan terbiasa ketika mereka beranjak dewasa. Atau Anda juga bisa menyediakan fish fries bebas tulang yang gurih sehingga pengalaman makan ikan menjadi menyenangkan bagi anak.

6. Bersikap santai dan tenang saat makan bersama.

Oke Moms, sering kali kita begitu gregetan dengan anak-anak sehingga kita memaksa dan mengintimidasi anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang menurut kita menyehatkan. Kalau kita terus-terusan mengatakan, “Ayo, dimakan ikannya” dan langsung memujinya secara berlebihan ketika anak makan dengan terpaksa, anak akan mengasosiasikan pengalaman makan ikan dengan sesuatu yang negatif sehingga dia tak mau melakukannya kalau tidak terpaksa. Jadi, bersikaplah santai dan tenang.

Menjawab pertanyaan di atas, seberapa sering sih anak-anak harus makan ikan? Menurut FDA, anak-anak memerlukan setidaknya 4 ons ikan seminggu yang dapat dibagi menjadi 2 ons per porsi. Jadi seminggu dua kali makan ikan cukup ideal, Moms.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s