Bagaimana Memilih Buku Kesukaan Anak Sesuai Umur?

Seringkali saya mendengar bahwa anak laki-laki kurang suka membaca buku. Mereka lebih senang berlari-larian atau bermain games. Tapi saya memiliki banyak murid laki-laki yang cukup aktif, namun tetap senang membaca buku. Membaca buku bisa ditanamkan sejak dini dan tidak tergantung gender. Kita hanya perlu memilih buku yang tepat untuk mereka. Buku yang mendidik, tapi tidak membosankan. Buku yang ceritanya seru dan menyenangkan, tapi juga memiliki nilai-nilai moral yang baik. 

Memilih buku anak adalah proses yang tidak mudah karena tidak semua anak akan menyukai buku yang sama. Setiap anak mempunyai selera berbeda. Poin-poin di bawah ini mungkin akan membantu Anda untuk menemukan buku-buku yang tepat untuk anak Anda:

1. Bayi dan Balita

  • Anak-anak yang sangat kecil tertarik oleh gambar-gambar berwarna cerah benda-benda sederhana.
  • Mereka adalah pendengar yang baik dan akan menanggapi dengan baik buku-buku dengan teks sederhana dan ritme yang bagus.
  • Kita sering melihat sekarang ini banyak animasi yang hampir tidak ada dialog. Itu sangat cocok dengan bayi dan balita. Begitu juga dengan buku. Buku tanpa kata dapat menstimulasi anak Anda secara visual maupun mental. Juga dapat mendorong mereka untuk membuat cerita mereka sendiri.
  • Mereka juga senang dengan buku-buku dari kain atau quiet book, dan buku-buku dari karton yang tebal. Bagus juga untuk Anda, karena buku-buku dari kain atau karton tidak mudah rusak.

2. Kelompok Bermain dan TK

Anak-anak usia ini senang sekali mendengar teks yang sedikit rumit dan pengulangan kata-kata yang efektif.

  • Mereka juga cukup terkoordinasi untuk memiliki kesenangan konstruktif dengan buku-buku mainan seperti pop-up book, buku-buku yang bisa digerakkan dan pokoknya buku-buku yang tidak biasa bentuknya, mereka akan tertarik.
  • Buku-buku nursery stories seperti: Seri Charlie and Lola, Dr Seuss (Fox in Socks) atau buku-buku seperti tayangan Sesame Street dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk mereka.

image-1548153369927

3. Usia 5-8 Tahun (Kelas Kecil)

  • Pada usia ini sebagian anak sudah bisa membaca, sebagian masih belum lancar bahkan ada sebagian yang belum bisa mengeja sama sekali. Jadi sesuaikan dengan kemampuan membaca anak Anda. Pilihlah buku-buku bergambar dengan alur cerita yang kuat tapi tidak terlalu panjang. Tema-tema pengembangan karakter dan nilai-nilai moral sangat baik untuk dimulai.
  • Untuk anak yang sudah bisa membaca dengan mandiri, buku-buku dengan kosakata yang digunakan sehari-hari adalah pilihan yang baik.
  • Siswa kelas tiga sudah bisa membaca cerita-cerita yang lebih rumit. Namun kosakatanya tetap harus yang akrab dengan mereka, dengan tambahan kata-kata baru. Biasanya mereka akan bertanya apa arti kata-kata yang cukup menantang kepada Anda. Jadi Anda boleh membiarkan mereka mandiri dalam membaca sampai mereka datang kepada Anda.
  • Banyak sekali buku-buku yang sarat informasi telah diterbitkan untuk awal-awal sekolah. Buku-buku bertema sains, pengetahuan umum seperti penemu, atau kota-kota besar di dunia. Buku-buku ini dapat mendorong rasa ingin tahu anak-anak, tapi ajaklah mereka untuk memilih topik yang menarik perhatian mereka

 4. Anak-anak SD Kelas Besar (9 -12 Tahun)

  • Pada kelompok usia ini, anak-anak sudah memiliki preferensi pribadi. Mereka juga sudah mempunyai tema-tema kesukaan. Jadi dalam membeli buku untuk mereka jangan lupa pertimbangkanlah sifat dan kesukaan mereka.
  • Buatlah pilihan sesuai dengan minat khusus anak Anda. Jika anak Anda gemar musik, maka Anda bisa memilih buku-buku non fiksi seputar musik, atau novel dengan latar belakang musik.

5.  Anak-anak Remaja SMP dan SMA

Beranjak remaja, mereka mulai membaca novel. Mereka sudah memiliki kesukaan sendiri dan biasanya tidak akan mau membaca buku di luar genre mereka kalau tidak diwajibkan. Kalau Anda seorang guru sekolah, bantu mereka memilih yang sesuai dengan batasan usia mereka. Perkenalkan buku-buku klasik dan buku sastra. Banyak buku-buku klasik yang diterbitkan ulang dan dibuat lebih sederhana.

Mungkin Anda berpikir remaja modern tidak akan senang membaca buku klasik. Namun bila diperkenalkan dengan cara yang tepat, cerita klasik bisa menjadi kisah yang seru dan menyenangkan bagi anak. Jangan ragu membelikan anak-anak buku-buku klasik.

Buku adalah investasi untuk pikiran dan jiwa manusia, bukan hanya untuk memgembangkan kecerdasan dan cara berpikir mereka, tapi buku-buku juga dapat membuat mereka membangun rasa simpati dan pengertian terhadap yang terjadi di sekelilingnya. Jadi jangan ragu untuk memupuk kecintaan terhadap buku kepada anak sejak kecil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s