5 Hal Yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memilih Sekolah Anak

Education is a key to unlock the golden door of freedom – George Washington Carver-

Amanda (bukan nama sebenarnya) murid kelas 1 SD di sekolah internasional dengan kurikulum Cambridge. Amanda gadis kecil yang cerdas dan periang, tetapi disleksia yang dialaminya membuatnya histeris ketika dihadapkan dengan tes membaca dan mengeja. Begitu histerisnya hingga Amanda sering menangis, berteriak atau bersembunyi di kamar karena tidak mampu mengeja kata “cat” atau “dog” dan selalu terbalik-balik saat menuliskannya. Bahkan melihat papan tulis yang penuh tulisan saja sudah membuatnya ketakutan. 

Saya pun menyarankan pada orang tuanya untuk membawanya ke terapis untuk melihat apakah Amanda mengalami gangguan dysleksia dan juga memindahkannya ke sekolah kurikulum nasional saja karena guru di sekolahnya sepertinya kurang memahami Amanda, malah terus membebaninya dengan banyak tugas. Selain itu, Amanda sangat kesulitan dengan tuntutan pelajaran spelling dan creative writing. Tetapi sang Bunda mengatakan semua sepupu Amanda bersekolah di sekolah internasional sehingga dia tidak mau Amanda “kalah” dari para sepupunya.

Moms, alasan paling buruk dalam memilih sekolah adalah semata-mata karena ambisi orang tua. Tidak salah bila Anda menginginkan sang buah hati masuk ke sekolah yang keren dan bergengsi. Namun sekolah yang bergengsi belum tentu dapat mendidik anak dengan maksimal. Karena itu, dengan banyaknya jenis sekolah yang bermunculan sekarang ini, tips berikut ini akan menolong Anda menilai sekolah yang tepat:

  1. Pilihlah sekolah dengan guru-guru yang berdedikasi dan perhatian.

Pernah dengar Laskar Pelangi? Mengapa anak-anak miskin di desa terpencil sanggup mengalahkan anak-anak lain di kota besar dalam mengejar impian mereka? Apakah penentu utama dari kesuksesan anak di sekolah? Fasilitas? Buku-buku bagus? Gedung lab komputer yang keren? Walaupun semua hal itu penting, yang paling dibutuhkan anak adalah perhatian dari seorang guru. Aset sekolah yang paling berharga bukanlah gedung yang keren, tapi guru-guru berkualitas. Pada akhirnya, ketika anak-anak beranjak dewasa, yang mereka ingat bukanlah betapa kerennya laboratorium dan teater sekolah atau buku-buku teks mereka yang mahal, tetapi bagaimana guru-guru menyayangi mereka dan mendukung mereka untuk maju.

  1. Pilihlah sekolah yang mengutamakan Pendidikan karakter.

Banyak orang tua ingin anaknya pintar. Mereka memercayai anak pintar akan memiliki masa depan yang lebih baik. Namun sebuah survei yang dilakukan oleh kriminolog James Oleson dari University of Auckland menunjukkan bahwa sebagian besar narapidana berbahaya di berbagai belahan dunia memiliki IQ sekitar 140. Mengapa orang-orang pintar malah berakhir di penjara? Karena kecerdasan yang tidak diimbangi dengan karakter yang mulia hanya akan meghancurkan diri sendiri maupun orang lain. Kecerdasan dan kharisma dapat membuat seseorang mencapai kesuksesan, tetapi hanya karakter yang dapat membuatnya bertahan.

Karakter sangat penting. Karena itu, dalam memilih sekolah, perhatikanlah apakah sekolah tersebut memperjuangkan nilai-nilai moral yang baik? Apakah anak-anak dimotivasi untuk berperilaku baik? Apakah anak-anak yang berperilaku buruk akan dibimbing kembali ke jalan yang benar? Hal ini jauh lebih penting dari pada apakah sekolah tersebut menggunakan buku-buku import yang mahal atau berapa banyak piala yang tersimpan dalam lemarinya.

  1. Pilihlah sekolah yang menyediakan lingkungan pergaulan yang sehat dan aman.

Pada usia sekolah, anak-anak lebih banyak dipengaruhi oleh teman-teman dari pada keluarganya. Hal ini dikarenakan mereka menghabiskan lebih banyak waktunya di sekolah dari pada di rumah. Penting sekali memastikan anak-anak berada dalam pergaulan yang sehat. Sebelum memilih sekolah, orang tua perlu mencari tahu, pergaulan seperti apa yang akan dihadapi anak di sekolahnya nanti. Ini dapat terlihat dari kebijakan sekolah dan cara sekolah dalam mendisiplin murid ketika terjadi pelanggaran. Apakah sekolah memiliki nilai-nilai dan komitmen untuk mendorong hubungan sosial yang sehat antar siswa? Apakah orang tua murid lain di sana menceritakan hal-hal positif mengenai pergaulan sosial anak-anak mereka?

  1. Pilihlah sekolah yang cocok dengan kebutuhan maupun kepribadian anak.

Sebelum memilih sekolah yang cocok, pahami terlebih dahulu bagaimana kebutuhan anak-anak Anda. Bukan Anda yang akan bersekolah, tetapi anak. Karena itu, anak harus menjadi pertimbangan utama ketika memilih sekolah. Anak yang lamban belajar membutuhkan guru yang lebih professional dan perhatian, juga kelas yang lebih kecil supaya guru dapat lebih fokus menanganinya. Anak yang nakal dan aktif membutuhkan guru yang tegas dan sabar, juga sistem disiplin sekolah yang positif. Anak yang senang musik atau menari memerlukan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan talenta mereka dan memberikan mereka kesempatan untuk tampil. Anak yang senang matematika memerlukan kesempatan untuk mengikuti lomba-lomba. Pilihlah sekolah yang dapat memfasilitasi hal-hal tersebut.

Pada akhirnya, sekolah yang bagus tidak harus “mahal” atau “berkelas” Tak ada salahnya bila Anda berkecukupan dan mampu memilih sekolah yang elit. Namun yang terpenting, ketika kita memilih sekolah, kita perlu ingat, sekolah tersebut harus cocok untuk anak. Pendidikan tidak hanya bertujuan mengajarkan anak-anak menjadi lebih pintar, tetapi juga menjadikan anak sebagai manusia seutuhnya. Manusia yang kompeten, berdedikasi, bermoral serta dapat memberikan kontribusi bagi sesamanya kelak.

Jadi, jika Anda pada saat ini dibanjiri oleh brosur-brosur dengan foto-foto gedung yang keren dan janji-janji manis mengenai fasilitas sekolah, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan. Cari tahu lebih banyak. Kunjungilah sekolahnya. Bicaralah pada guru-gurunya. Lihat cara mereka mengajar. Ajukan pertanyaan-pertanyaan dan diskusikanlah tentang keadaan sang buah hati. Bicaralah dengan orang tua lain. Pertimbangkan masak-masak. Dan jangan lupa, berdoa supaya Anda diberikan ketenangan hati dan kebijaksanaan dalam memilih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s